Informasitentang iman kepada Tuhan Yesus Kristus, kesaksian rohani kristen, khotbah kristen, gereja, lagu kristen dll Tuhan Yesus Kristus: November 2010 Tuhan Yesus Kristus
Yesusmemberi jawabannya kepada kita. Lazarus, sahabatnya, meninggal. Ketika Yesus tiba di rumah saudara-saudara perempuan Lazarus, mereka dikelilingi oleh teman-teman yang datang untuk menghibur. Yesus melihat Maria, Marta, dan teman-temannya berkabung.
Janjisaling percaya dan sehidup semati pada pasangan. Janji setia mengikut Yesus saat peneguhan Ditulis oleh Diana Pesireron. 00:34 ILUSTRASI (7) KHOTBAH (179) KISAH (3) MOTIVASI (12) NATAL (39) PUISI Untuk menghadapi berbagai keadaan dalam hidup, Ya TETAP KUAT DALAM IMAN (Kolose 2:6-15) Sebuah kisah nyata tentang Aksionov
DalamYohanes 1:12-14 bahwa Yesus adalah Anak Allah yang diutus Allah ke dalam dunia untuk menyelamatkan umatnya dari dosa (Yohanes 3:16-17). Yesus melakukan pekerjaan Allah di dalam dunia (Yoh. 10:34-36) dan Dia bersatu dengan Allah (17:1,22). Ketiga : Natanael mengakui tentang Yesus sebagai : “Engkau Raja orang Israel”.
. Momen itu adalah momen berharga bagi Petrus. Setelah sebelumnya Yesus memuji Petrus karena Allah telah menyatakan siapa Yesus sesungguhnya kepada Petrus, juga diikuti dengan berkat serta kepercayaan yang ia terima dari Yesus, kini konsep dan pemahamannya diuji kembali. Yesus dan para Murid kini telah mengetahui bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Namun kisah selanjutnya, pemahaman mereka diuji dan terbukti tidak sejalan dengan apa yang Allah kehendaki. Bagi Petrus dan mungkin juga murid lainnya, Yesus adalah Mesias yang akan membebaskan mereka. Maka dari itu, seorang Mesias tidak boleh menderita dan berakhir dibunuh. Itu mengapa Petrus menarik Yesus dan menegornya. Di posisi ini, Petrus merasa konsep pemahamannya tentang Mesias benar. Itu mengapa ia berani meluruskan’ pandangan Yesus mengenai diriNya yang akan menderita dan mati dibunuh. Namun apa yang terjadi? Yesus berpaling kepada Petrus dan mengatakan, “Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” Yesus menyebut Petrus dengan istilah Iblis. Ungkapan ini mungkin nampak kasar bagi sebagian orang. Namun Yesus merujuk pada cara pandang Petrus yang tidak sejalan dengan apa yang Allah kehendaki. Itu mengapa istilah Iblis yang dipakai. Iblis akan menggoda siapapun yang berupaya untuk melakukan apa yang Allah kehendaki. Dan kali ini, Petrus membiarkan dirinya dikuasai oleh cara pikir yang tidak sejalan dengan kehendak Allah. Dapat dipahami alasan Petrus menegor Yesus. Konsep Mesias yang sudah dipegang dan diturunkan dari generasi ke generasi tentu sudah melekat dengan kuat di benak Petrus. Namun itu pula yang menjadi bukti, bahwa apa yang Allah kehendaki belum tentu selaras dengan apa yang satu orang, bahkan satu bangsa kehendaki. Mengecil kah nyali Petrus setelah mengetahui bahwa Mesias yang selama ini ia ikuti akan menjalani akhir hidup dengan derita dan kematian karena dibunuh? Urung kah niatnya mengikuti Yesus setelah mengetahui bahwa ekspektasinya pada Yesus tidak sesuai dengan realita yang akan terjadi? Kita tahu, Petrus menyangkal Yesus di momen penuh kengerian di hadapan Mahkamah Keagamaan. Namun setelahnya, kita juga sama-sama tahu, bahwa para murid yang takut bahkan lari meninggalkan Yesus di saat mengerikannya itu pun akhirnya tetap menyebarkan ajaran Yesus hingga banyak orang percaya akan KebenaranNya. Namun yang menjadi pertanyaan, maukah Saudara dan saya tetap setia mengikut Yesus bahkan ketika harapan kita tak sesuai dengan kehendak Allah? Mari kita renungkan bersama, dan mengambil keputusan iman. Tuhan Yesus memberkati. ASC
10 commentsKomunitas menantikan kabar dari Anda!Masuk atau gabung ke Pixabay untuk melihat komentarTentang kreatorI'm a portrait photographer and illustrator in Brazil amateur. I am more than happy to share my photos and illustrations so others can use them for free. But, please do not SELL my images in any way without contacting me. Do not use them in any way without contacting me first. You can contact me on email waldryano Always help the artist with your donation >Café< A quem é Brasileiro e quiser me ajudar com a minha arte, aceito pix 042999350208
Seorang pemuda yang kaya raya tinggal di sebuah rumah yang sangat besar dengan lusinan kamar. Setiap kamar lebih nyaman dan lebih indah dibandingkan kamar sebelumnya. Di dalam rumah itu terdapat berbagai karya seni lukis dan pahatan, lampu-lampu kristal, serta pegangan tangan berukir berlapis emas pada setiap tangga. Lebih indah dari apa yang kebanyakan orang pernah melihat. Suatu hari pemuda tersebut memutuskan untuk mengundang Tuhan datang dan tinggal bersamanya di rumah itu. Ketika Tuhan datang, pemuda ini menawarkan kepadaNya kamar yang terbaik di dalam rumah itu. Kamar tersebut terletak di ujung bagian atas. "Yesus, kamar ini milikMu! Tinggallah selama Engkau mau dan lakukan apa yang Engkau mau lakukan di dalam kamar ini. Ingat, ini adalah kamarMu." Malam harinya, ketika pemuda tersebut sudah bersiap untuk istirahat, terdengar bunyi ketukan yang sangat keras di pintu depan. Mendengar ketukan itu, pemuda tersebut turun untuk membukakan pintu. Ketika dia membuka pintu, dia melihat bahwa iblis telah mengirim tiga roh jahat untuk menyerangnya. Dia dengan cepat menutup pintu, tetapi salah satu roh jahat mengganjal pintu itu dengan kakinya. Beberapa saat kemudian, setelah bertarung dengan sekuat tenaga, pemuda tersebut berhasil menutup dan mengunci pintu kemudian kembali ke kamarnya dalam keadaan sangat lelah. "Bayangkan!" pikir pemuda itu. "Yesus ada di atas, tidur dalam ruangan yang terbaik sedangkan saya bertarung melawan roh-roh jahat di bawah. Oh, mungkin Dia tidak mendengar." Pemuda itu tidur sangat sebentar malam itu. Keesokan harinya, segala sesuatunya berjalan dengan normal dan karena merasa sangat lelah, pemuda tersebut tidur agak awal pada malam harinya. Sekitar tengah malam, terdengar ada yang menggedor-gedor pintu depan seolah-olah akan mendobrak pintu. Pemuda tersebut menuruni tangga lagi dan membuka pintu serta menjumpai lusinan roh jahat berusaha masuk ke dalam rumahnya yang indah. Selama lebih dari tiga jam pemuda itu bertarung melawan mereka dan akhirnya membuat mereka mundur, cukup untuk menutup pintu. Pemuda itu sangat kehabisan tenaga. Dia sama sekali tidak mengerti. Mengapa Tuhan tidak datang untuk menolong? Mengapa Dia membiarkan aku bertarung seorang diri? Dengan gundahnya, dia berjalan ke sofa dan tidur dengan tidak nyaman. Keesokan paginya, dia memutuskan untuk bertanya kepada Tuhan mengenai segala yang terjadi pada dua malam tersebut. Perlahan-lahan dia berjalan ke kamar tidur yang sangat indah di mana Yesus ia tempatkan. "Yesus," panggilnya sambil mengetuk pintu. "Tuhan, aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Selama dua malam ini saya harus bertarung membuat si jahat pergi dari pintu rumahku, sementara Engkau tidur di sini. Tidakkah Engkau memperhatikanku? Bukankah aku telah memberikan kepadaMu ruangan yang terbaik di dalam rumah ini?" Pemuda tersebut melihat Yesus menitikkan air mata, tetapi dia meneruskan, "Aku tidak mengerti, aku berpikir bahwa jika aku mengundangMu untuk tinggal bersamaku, Engkau akan menjagaku, dan aku berikan kepadaMu kamar yang terbaik dalam rumahku. Apalagi yang harus aku perbuat?" "Anakku yang kukasihi," Yesus berkata dengan sangat lembut. "Aku sungguh-sungguh mengasihi engkau dan sangat memperhatikanmu. Aku melindungi apa yang engkau berikan kepadaKu untuk Kujaga. Tetapi ketika engkau mengundangKu untuk datang dan tinggal di sini, engkau membawaKu ke kamar yang indah ini dan menutup pintu ke bagian lain dari rumah ini. Aku menjadi Tuhan atas kamar ini dan tidak ada roh jahat yang bisa masuk kemari." "Oh, Tuhan, ampuni aku. Ambillah seluruh rumahku - semuanya milikMu. Aku menyesal tidak menyerahkan kepadaMu seluruhnya. Aku ingin Engkau mengatur semuanya." Sambil berkata demikian, dia membuka pintu kamar itu dan berlutut di kaki Yesus. "Tuhan, ampuni aku karena aku hanya memikirkan diriku sendiri." Yesus tersenyum dan berkata bahwa Dia telah mengampuni pemuda itu dan Dia akan mengatur segala sesuatunya mulai saat itu. Malam itu, ketika si pemuda bersiap untuk tidur dia berpikir, "Aku ingin tahu apakah roh-roh jahat itu akan kembali, aku bosan menghadapi mereka setiap malam." Tapi dia tahu bahwa Yesus akan membereskan semuanya sejak saat itu. Sekitar tengah malam, terdengar suara menggedor-gedor pintu yang sangat menakutkan. Si pemuda keluar dari kamarnya dan melihat Yesus menuruni tangga. Dia menyaksikan dengan penuh kekaguman ketika Yesus membuka pintu, tanpa merasa takut. Setan berdiri di muka pintu meminta untuk masuk. "Apa yang engkau inginkan?", tanya Tuhan. Si iblis menunduk di hadapan Tuhan, "Maaf, tampaknya saya salah alamat." Dengan perkataan tersebut iblis dan pasukannya pergi menjauh. Inti dari kisah ini adalah Yesus menginginkan engkau seutuhnya, bukan hanya sebagian. Dia akan mengambil semua yang engkau berikan kepadaNya, dan tidak lebih dari itu. Seberapa bagian dari hati yang telah engkau berikan kepada Tuhan? Masih adakah bagian yang tidak engkau berikan kepadaNya? Mungkin serangan-serangan itu akan datang semakin dahsyat dari hari ke hari. Mengapa tidak membiarkan Tuhan berperang untukmu? Dia selalu menang. Tuhan membuat segala sesuatunya mudah bagi manusia, segala kerumitan manusia berasal dari dirinya sendiri. Jesus in the House" - Jonathan L. Williams
Pdt Marco B Wagey MTh. MATIUS 19 27 -30 MANADO - Syallom. Saudara saudara yang di kasih dan di berkati Tuhan, setiap manusia yang bekerja tentunya ingin mendapatkan upah. Kata "upah" dalan Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti balasan dari jasa atau tenaga yang dikeluarkan untuk mengerjakan sesuatu. Kita perlu mengakui bahwa di zaman sekarang ini, pada umumnya bahkan bisa kita katakan semua orang menginginkan upah yang setidaknya bisa memenuhi kebutuhan hidupnya secara pribadi ataupun keluarga. Sehingga kita harus menyadari bahwa hal ini merupakan suatu indikasi mengenai kehidupan manusia saat ini semakin dikuasai oleh Materi atau sudah masuk dalam ajaran filsafat mengenai Materialisme yaitu ajaran yang mengukur segala sesuatu dengan materi. Kita bisa menemui bahwa orang-orang sekarang ini semakin jelih melihat kesempatan untuk memperolah upah yang diinginkan dalam setiap pekerjaan. Dalam pembacaan Alkitab kita saat ini merupakan bagian yang menguraikan mengenai "upah" kehidupan yang kekal yang merupakan harapan dari setiap orang Percaya. Yesus mengajar orang banyak pada waktu itu yang terdiri dari mereka yang mengikut Yesus bahkan juga mereka yang membenci Yesus yaitu ahli-ahli taurat dan orang orang Farisi tentang Upah Mengikut Yesus. Yesus memberi jawaban dari pertanyaan Petrus dengan mengatakan bahwa mereka yang mengikutiNya dengan meninggalkan keluarga bahkan harta benda yang mereka miliki, maka mereka akan menerima dan menikmati 100x lipat dari apa yang mereka korbankan, bahkan jawaban yang menguatkan janji Tuhan ini adalah kehidupan yang kekal yang akan dinikmati oleh orang yang mau mengikut Yesus. Ungkapan ini menunjuk pada suatu pengajaran dari Yesus untuk mencari harta di Sorga terlebih dahulu, maka harta di Bumi akan berlimpah limpah dinikmati. Mereka yang mengambil bagian dalam Kristus dengan mengorbankan segala sesuatu yang dimiliki akan menerima janji Tuhan yaitu berkat melimpah dan kehidupan yang kekal. Inilah Upah Sorgawi yang dijanjikan Tuhan untuk mereka yang mau mengikutNya. Sedangkan pada bagian terakhir di ayatnya yang ke 30 merupakan sindiran Yesus bagi ahli ahli Taurat dan orang orang Farisi yang membenci Yesus. Mereka yang menganggap diri kudus dan suci yang dikategorikan "yang terdahulu" akan menjadi yang terakhir karena tidak mau mengikut Yesis, sedangkan mereka yang disebut sebagai orang orang hina dan berdosa namun mau mengikut Yesus maka mereka yang akan menjadi terdahulu. Perenungan ini mau mengingatkan kita akan prioritas hidup kita adalah Mengikuti Yesus dalam mengumpulkan harta di Sorga. Kekayaan yang paling berharga adalah Kehidupan yang kekal. untuk memperoleh semuanya itu tidak harus memiliki harta yang bayak, tidak harus memiliki jabatan ataupun kedudukan tetapi memiliki hati yang sungguh mau mengikut Yesus dan rela mengorbankan segala sesuatu untuk Yesus merupakan jalan untuk menerima Upah dari Yesus Kristus yaitu berkat yang melimpah dan kehidupan yang kekal... Soli Deo
ilustrasi khotbah tentang mengikut yesus